Pendek kata, akhirnya
kami makan satu meja.Sambil makan, kami mengobrol. nggak usah ngomongin Tia lagi ya?”“Oke.. Bokep Ternyata Fitri seperti juga Andri, tipe yang mudah akrab dengan orang
baru. Andri bangkit dari ranjang dan mengingatkanku.“Udah hampir setengah delapan malem tuh. Aaah..” teriak Fitri dengan lantang.Fitri terkulai lemas, sementara aku terus menyetubuhinya. Gue juga di
rumah nggak ada kerjaan.”Saat itu Fitri kembali dari toilet. Kok bisa ya akur
ama Tia?”Aku diam saja.Aku dan Tia memang lumayan akur.




















