Menjelang pagi aku baru bisa tidur karena kelelahan.Hari-hari berikutnya bila sedang melamun aku selalu membayangkan sosok Om Benny yang atletis itu mencumbuku, kadang aku membandingkan dengan teman-teman laki-lakiku, tapi tak ada satupun sosok temanku yang mampu menggantikan sosok Om Benny.Beberapa malam aku selalu menantikan suara-suara dari kamar sebelah, dan tidak pernah melewatkan kesempatan untuk melihat adegan yang sedang berlangsung, seperti ketagihan fantasiku melayang membayangkan diriku yang melakukan hal itu.Aku mulai sering mencuri pandang untuk menatap dan menelusuri




















