Dan mereka pun hanya bisa menebak-nebak sambil berbisik.Aku hanya tersenyum, sampai di depan pintu masuk salah satu dari mereka membiarkan aku masuk terlebih dahulu dan secara spontan aku mengucapkan terima kasih dalam bahasa Indonesia.Lama dia terdiam, sampai dia akhirnya mengejarku sambil meminta maaf, dan bermaksud meminta nomor teleponku. Bokep Aku pun sudah tidak tahan lagi, mungkin karena aku terlalu banyak minum.Akhirnya aku harus meninggalkan mobilku di sana karena sudah tidak mungkin lagi aku untuk menyetir.




















