Dengan mata dan kepalaku sendiri aku melihat Ifa tengah berdiri menyandarkan tubuhnya pada lemari besi di belakangnya, wajahnya seperti meringis melukiskan pesan berarti dengan mulut yang terbuka seperti menyebut huruf “O” dengan mata merem melek.Suara aneh itu semakin terdengar bercampur dengan suara serak dari tenggorokan Ifa. Bokep indo kok murung gitu si teh, maaf kalau pertanyaan Ifa buat teteh sedih, kangen yah ”“Yah, begitulah Fa, namanya juga suami pasti dikangeninlah apa lagi jauhkan, kamu aja yang bedanya cuman kecamatan




















