Mas Berto mengerti keterkejutanku.“Aqu sudah tak tahu lagi dgn apalagi aqu harus membayar hutang-hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aqu tak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih.Aqu cuma terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Bokep Kemudian Su’eng merebahkan badanku ke ranjang. Tentu saja waktuku banyak terkuras untuk mendidik Bernard.Mas Berto berkerja di perusahaan swasta yg bergerak dibidang produksi perkayuan, sedangkan aqu cuma tinggal di rumah.




















