Tina lalu kembali ke dapur, aku lalu meminum es tehnya, “Hah..segernya“, cuaca sedikit panas walau agak mendung.Tina kembali memasuki ruang keluarga, merapikan mainan-mainan anak adikku. “Heh..ya iya”, kujawab dengan nyengir. Video bokep ”Aku masuk ya Tin”, masih ragu diriku. Tina agak malu rupanya, tetapi ada sedikit senyum di sana. Nggak saya laporin ke Bapak sama Ibu”, Tina tahu keraguanku.”Jangan ah..nanti kalo ada yang tau bisa rame”, jawabku.




















