si pria asing itu tersenyum pada Aufa dan menjatuhkan sebuah kartu nama pada pangkuan Aufa.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Aufa tak mau terlalu ambil pusing , film sudah dimulai.Film sudah berjalan setengahnya , saat Aufa merasakan ada yg menyentuh lengannya, ia menoleh dan melihat pria itu sedang mengelus elus lengan Aufa tapi tatapan matanya tetap pada layar.




















